Bang Iwan

Kamis, 16 Juli 2009 | |

| Data Diri | Biografi | Diskografi | Info Acara | Berita |

Jumat, 17 Juli 2009 | 4:25:22 AM |

Selamat Melaksanakan Pilpres 2009

[BERITA] Redaksi mengucapkan selamat melaksanakan pemilihan presiden (pilpres) 2009. Pilihlah yang terbaik untuk kemajuan bangsa sesuai hati nurani Anda. ***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

NEGERI YANG HILANG (SINGEL TERBARU 2009)

[LIRIK] Sejak album 50:50 yang dirilis 2007, Iwan Fals belum mengeluarkan album baru. Namun demikian Iwan Fals membuat beberapa singel, baik yang dipublikasikan maupun yang belum. Singel-singel tersebut antara lain "Untukmu Terkasih" yang sudah dirilis video klip dan RBTnya, serta "Badai Belum Berlalu", "Musafir", dan "Negeri yang Hilang" yang rencananya akan dirilis dalam bentuk RBT dan full track download. Lirik "Negeri yang Hilang", sebagai berikut:

NEGERI YANG HILANG
(Iwan Fals, singel, 2009)

Fajar pergi tak mau kembali
Ikuti langit nun kelabu
Sunyi hati bunga melati
Tunduk haru dan sembunyi

Lihatlah lambai jelata
Datang mencari terang
Lelah sudah satwaku memohon
Bijak pemimpin bangsa

Mana sejuk senyum damaimu
Kurindu subur dan merdeka
Bangun negeri bumi pertiwi
Sisa harimu kunanti

Lihatlah lambai jelata
Datang mencari terang
Lelah sudah satwaku memohon
Bijak pemimpin bangsa
Sayangi Indonesia...

[red/sumber: Rolling Stone Indonesia edisi Juli 2009] ***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Liputan Khusus Iwan Fals & Slank di Rolling Stone edisi Juli 2009

[BERITA] Adib Hidayat, Rolling Stone Indonesia mengabarkan Iwan Fals akan membuat album kolaborasi dengan Slank. "Akhirnya bisa juga mempersatukan mereka. Bahkan akhirnya Iwan Fals dan Slank akan bikin album baru bersama. Slank dengan dua vokalis: Kaka dan Iwan Fals. Ini tentu akan menjadi peristiwa budaya maha penting. Dua api bertemu. Ibarat Dylan bertemu Stones. Mata (Dewa) Revolusi," ujar Adib di laman facebooknya.

Terkait itu, nantikan pula liputan khusus Iwan Fals dan Slank di majalah Rolling Stone edisi Juli 2009. Ini salah satu kutipan wawancara Iwan di majalah Rolling Stone tersebut. "Saya selalu ikut pemilu. Tidak pernah Golput. Walaupun saya menghormati mereka yang Golput. Saya juga salut sama Slank. Mereka nabrak sana nabrak sini. KPK didatangi. Dengan gaya slengean itu. Ditengah pasar masih ada matahari." [red] ***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Wawancara Ekslusif Iwan Fals di Majalah TRAX edisi Juni 2009

[BERITA] Simak wawancara ekslusif Iwan Fals di majalah TRAX edisi Juni 2009. Mengupas banyak hal, dari soal lingkungan hidup, politik, hingga perkembangan musik terkini. Ada pasti akan menemukan gaya bertutur Iwan yang senantiasa blak-blakan, apa adanya, & terasa semakin bijak. Dilengkapi pula dengan poster Iwan Fals yang cukup menarik.

Ini salah satu kutipan wawancaranya:
"Saya nggak berdaya! Ya, saya otak kecil, tapi juga besar, namun sebesar apa jika ngomongin alam semesta..."

".... sekarang harus ada perubahan yang jelas, yang bisa membawa keteduhan serta kemakmuran, bisa bawa harga diri dan kedaulatan...
" [red] ***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Iwan Fals di Debat Capres & PRJ

[INFO ACARA] Saksikan penampilan Iwan Fals di dua acara menarik:
-------------------------------------------------------------
DEBAT CAPRES dengan penampilan spesial IWAN FALS
Kamis, 18 Juni 2009 - Pukul : 19.00 WIB
LIVE di TRANS TV dan TRANS 7
-------------------------------------------------------------
KONSER IWAN FALS di PRJ KEMAYORAN
Hari/Tanggal: Senin/22 Juni 2009
Pukul 20.00 WIB - HTM: Rp.15.000,-
Tiket bisa dibeli di lokasi.
-------------------------------------------------------------

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Iwan Fals di TVOne Rabu 8 April 2009

[INFO ACARA] Saksikan spesial Iwan Fals menjelang Pemilu 2009 dalam "Satu Untuk Negeri: Spesial IWAN FALS", Rabu, 8 April 2009 pukul 19.00 WIB di TVOne. [red] ***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Musik Special Iwan Fals: Dulu, Sekarang dan Selamanya di Trans 7

[INFO ACARA] Saksikan di Trans 7:

Musik Special Iwan Fals:
Dulu, Sekarang dan Selamanya

Hari : Sabtu
Tanggal : 14 Maret 2009
Waktu : Pukul 21.00 wib [red] ***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Iwan Fals Beri Inspirasi

[BERITA] Puluhan tahun malang melintang di dunia musik Indonesia, Iwan Fals (47) masih suka heran ada orang yang terinspirasi lagu-lagu yang ia tulis dan nyanyikan. Terakhir ada dua penggemar asal Brebes, Jawa Tengah, yang rela jalan kaki hanya untuk menonton konser Iwan di rumahnya di Leuwinanggung, Jawa Barat, Sabtu pekan lalu.

”Namanya Noto dan Slamet. Mereka jalan kaki 13 hari hanya untuk melihat saya nyanyi,” ungkap Iwan di Jakarta, Senin (2/3).

Penggemar Iwan lainnya, Daeng, nekat naik sepeda keliling Indonesia dari tempat asalnya di Sulawesi. Noto, Slamet, dan Daeng sama-sama mengaku melakukan itu semua karena terinspirasi lagu-lagu Iwan Fals.

”Saat ini juga ada 90 cabang Oi (klub penggemar Iwan Fals) yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka bikin perpustakaan, kegiatan olahraga, dan kesenian. Saya kaget, ternyata musik saya bisa berpengaruh sebesar itu,” tutur Iwan yang baru saja menerima penghargaan sebagai Class Music Heroes bersama sederet nama populer di dunia musik Tanah Air lainnya.

Iwan lalu berandai-andai, jika data yang menyebutkan bahwa saat ini ada 40 juta rakyat miskin di Indonesia itu benar, sebenarnya masalah kemiskinan akan selesai kalau setiap orang yang tidak miskin membantu satu orang yang miskin. (sumber: Harian Kompas, Rabu, 4 Maret 2009/DHF) ***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Iwan Fals Mendapat Penghargaan

[BERITA] Mendapatkan penghargaan, apalagi didasari prestasi dan dedikasi di bidang musik tentu sangat membanggakan. Terlebih lagi jika penghargaan tersebut bisa memberikan inspirasi kepada generasi selanjutnya. Hal itulah yang dirasakan salah seorang legenda musik Indonesia, Iwan Fals.

Iwan yang baru saja mendapatkan penghargaan "Clas Music Heroes, Talk Less Do More", di Jakarta, Senin (2/3) mengatakan, sebagai seorang musisi tentu ia sangat senang jika ada satu lembaga yang bisa memberikan apresiasi terhadap karya musisi di Indonesia, apalagi bukan didasari sisi bisnis.

"Sebagai musisi saya senang ada lembaga yang mengapresiasi karya saya dan ini menjadi nilai lebih dalam perjalanan musik saya. Tentu saja penghargaan yang saya dapat ini menjadi berat," kata Iwan Fals, saat ditemui di FX Plaza, Jln. Jendral Sudirman, Jakarta Selatan.

Artinya, kata Iwan, lebih berat karena masyarakat telah memilihnya lewat polling SMS. "Saya hanya bisa bersyukur aja lah, otomatis sebagai musisi saya tidak dapat mengabaikan pilihan masyarakat yang telah memilih saya melalui SMS. Jujur ini sangat berat bagi saya sekaligus menjadi tantangan dalam berkarya ke depannya," kata pelantun lagu "Bento" ini.

Dalam ajang penghargaan itu, juri terdiri atas Andy F. Noya (Rolling Stone Indonesia), Anton Wahyudi, Bongki, Dahono Fitrianto, Denny M.R., Ricky Siahaan, dan Yoris Sebastian. Penilaian berdasarkan atas prestasi dan gebrakan mereka selama berkarier. Satu hal yang menjadi titik penilaian, yaitu musik atau musisi yang dipilih bisa memberikan inspirasi bagi generasi muda. Atas dasar itulah, Iwan pun layak dijadikan hero di bidang musik.

Selain Iwan Fals, penghargaan ini juga diberikan kepada Slank, Peterpan, Melly Goeslaw, Krisdayanti, Gigi, Agnes Monica, Ari Lasso, Project Pop, Yovie & Nuno, Andra & The Backbone, Cokelat, Sheila On Seven, Naif, Letto, The Changcuters, dan Efek Rumah Kaca. (sumber: A.Arief/pikiran rakyat 4 maret 2009)***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Iwan Fals, Sederhana dan Kharismatik

[ARTIKEL] Ada sesuatu yang menggelitik saya untuk menulis ini. Meski tidak secara pribadi, saya mengenal Iwan Fals sejak awal karirnya, ketika saya masih di SD. Saya bukan penggemar fanatiknya, tapi jika ditanya siapa penyanyi Indonesia favorit saya, jawabannya adalah: Iwan Fals.

Bicara soal Iwan Fals adalah bicara soal sosok yang belum ada duanya di dalam percaturan musik tanah air. Orang menyukainya bukan karena gemerlapnya gaya hidup, kegantengan, atau bahkan teknik vokalnya yang luar biasa. Sebaliknya, Iwan adalah seorang sosok yang sangat bersahaja (mekipun memang ganteng), apa adanya, dan bukan jebolan sekolah vokal mana pun. Ia mengawali karirnya benar-benar dari bawah.

Berangkat dari ngamen, ikut festival lagu-lagu humor (pernah jadi juara), hingga akhirnya menembus dapur rekaman. Itu pun tidak semulus yang kita bayangkan, karena rekaman pertamanya (sebelum Oemar Bakri) sempat jeblok. Pendeknya, Iwan Fals bisa seperti sekarang ini bukan dengan sim salabim. Dia tahu persis getirnya perjuangan untuk mencapai posisi yang saat ini diraihnya sebagai salah satu legenda musik Indonesia.

Salah satu yang saya sukai dari seorang Iwan Fals adalah kejujurannya, baik itu kejujuran dalam menuangkan ide-idenya ke dalam lirik lagu, maupun kejujurannya dalam bersikap. Simak saja bagaimana Iwan Fals mengungkap cinta misalnya.

'..hanya mampu katakan, aku cinta kau saat ini
entah esok hari, entah lusa nanti,
entah..' (ENTAH)

Di saat kebanyakan lirik lagu berlomba mengobral kata-kata muluk soal cinta, Iwan justru mengungkap cinta dengan cara yang berbeda, tidak munafik. Betapa sederhana, betapa jujur, karena bukankah tidak ada yang bisa menjamin bahwa kita bisa mencintai seseorang selamanya?

Hal lain yang saya kagumi dari Iwan Fals adalah kharisma. Ini juga muncul dengan sendirinya dan tidak dibuat-buat. Orang yang punya kharisma tentu lain dengan orang yang 'jaim'. Penyanyi Indonesia mana yang memiliki penggemar-penggemar yang berasal dari berbagai kalangan sekaligus? Bahkan usia mereka juga sangat variatif, dari mulai yang seusia dengan Iwan, sampai ABG. Demikian juga status sosial.

Lalu apa sebenarnya yang dimiliki Iwan Fals sehingga ia memiliki nama yang demikian besar? Beberapa sudah saya sebutkan di atas.

*
Kejujuran, terungkap dalam sikap kesehariannya maupun terutama lirik-lirik lagunya. Dan kejujuran ini yang justru menjadi kekuatan dari lirik-lirik lagu Iwan Fals. Dan konsekuensi dari kejujuran ini juga yang dulu sering membuat Iwan berurusan dengan aparat keamanan, ketika lagu-lagunya dianggap 'meresahkan' atau bahkan membuat merah kuping penguasa.
*
Kharismatik. Ini memang sebuah gift dari Tuhan. Orang tidak bisa mereka-reka supaya dirinya kelihatan memiliki kharisma. Di balik sikap yang apa adanya, Ian Fals punya kharisma yang membuat orang segan dan menghormatinya.
*
Sederhana. Pernahkah Anda melihat Iwan Fals tampil 'centil' dan modis? Dari dulu, kostum kegemarannya adalah jeans dan t-shirt.
*
Tidak arogan. Ia bisa ngobrol santai sebagai teman denan penggemarnya. Dulu saya punya teman yang bahkan sering nginep di rumah Iwan. Sikap tidak arogan yang juga bisa kita lihat adalah aksi kolaborasinya dengan musisi-musisi muda. Ia tidak kelihatan canggung dan khawatir dengan kehadiran mereka. Sebaliknya mereka malah dirangkul untuk bikin lagu buat dia nyanyikan. Hasilnya? Ceruk pasarnya malah bertambah ke semakin banyak kalangan, termasuk ABG.
*
Tentu masih banyak hal lain yang membuat Iwan Fals menjadi seperti sekarang ini. Sosok penyanyi/musisi Indonesia yang samasekali bukan karbitan. Ia meraih puncak karir benar-benar merangkak dari bawah. Tempaan itulah yang justru membuatnya bisa seperti sekarang. Berjuang dan menjadi pendekar bagi kalangan grass root melalui lagu-lagunya yang sarat dengan kritik sosial. Contoh fenomenal adalah lagu Oemar Bakri. Saat itu,mana ada yang berani mengangkat tema seperti itu? Atau tengok lagu Bento yang ditujukan untuk 'Kau Tahu Siapa' (minjem istilah Harry Potter untuk menyebut Voldemort), klan penguasa yang nyaris tidak pernah tersentuh hukum.

Ia memotret apa adanya lewat lagu, meski akibatnya kadang-kadang harus berseberangan, bahkan berbenturan dengan penguasa. Tak salah jika majalah Times sempat menjulukinya The Asian Hero. [sumber : http://panjalu.multiply.com] ***

Labels:

[Baca Selengkapnya]

Redaksi

Bicaralah


Opini Anda

free polls Setujukah Anda jika Iwan Fals mencalonkan diri jadi Presiden R.I. periode 2009-2014?
Setuju
Ragu-ragu
Tidak setuju

Polling: Tema Album Baru

Tema apa yang paling Anda harapkan untuk album baru Iwan Fals berikutnya?







Polling: Inspirasi

Arsip Bulanan

Sejak Februari 2007

Web Site Hit Counters

2 falsmania sedang online

0 komentar: